Sabtu, 11 Oktober 2014

Makalah tentang Teknologi bahan Rooster Tanah Liat



PENELITIAN ROSTER TANAH LIAT
DD. BERSAUDARA
DESA KARANGASEM DUSUN KRAJAN KEC. WIROSARI KAB. GROBOGAN - PURWODADI, JAWA TENGAH

LAPORAN PENELITIAN DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS
TEKNOLOGI BAHAN KONSTRUKSI






           
  


DISUSUN OLEH :
1.      NUR ALFIATUN NI’MAH                                       (21010114120113)
2.      SATRIANI TRI IKHSANTI                                      (21010114130122)
3.      DENNIS ANUGRAH KURNIAWAN                                   (21010114130123)
4.      MUHAMMAD AGRA RULLY PUTRA                   (21010114130190)
5.      DHIMAS ANDRA FAHREZA                                  (21010114140175)
6.      MUHAMMAD RAKA RIZKI                                               (21010114130129)
7.      EKKI DESCA DEVARA                                           (21010114140177)
8.      BIMA DEWANTARA                                                            (21010114140180)
9.      DICKY EKA PUTRA NUGRAHA                           (21010114140191)
10.  SADAM HUSEIN                                                       (21010114130188)
11.  HUMAN ADI                                                             (21010111140214)

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2014

HALAMAN PENGESAHAN

PENELITIAN ROSTER TANAH LIAT

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Teknologi Bahan Konstruksi
Jurusan Teknik Sipil Ekstensi Fakultas Teknik
Univertas Diponegoro


DISUSUN OLEH :

1.      NUR ALFIATUN NI’MAH                                       (21010114120113)
2.      SATRIANI TRI IKHSANTI                                      (21010114130122)
3.      DENNIS ANUGRAH KURNIAWAN                                   (21010114130123)
4.      MUHAMMAD AGRA RULLY PUTRA                   (21010114130190)
5.      DHIMAS ANDRA FAHREZA                                  (21010114140175)
6.      MUHAMMAD RAKA RIZKI                                               (21010114130129)
7.      EKKI DESCA DEVARA                                           (21010114140177)
8.      BIMA DEWANTARA                                                            (21010114140180)
9.      DICKY EKA PUTRA NUGRAHA                           (21010114140191)
10.  SADAM HUSEIN                                                       (21010114130188)
11.  HUMAN ADI                                                             (21010111140214)


Semarang,10 Oktober 2014

Disetujui oleh :



Dosen Pembimbing



Ir. Frida Kristiani, MT
NIP. 195907021987032001

i

KATA PENGANTAR


            Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas limpahan rahmat, hidayah dan karuia-Nya yang telah menyertai kami selama penyelesaian laporan Penelitian Roster tanah liat.
            Selama proses penelitian dan penulisan karya ilmiah ini kami banyak mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu dalam kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada :

1.      Bapak Ir. Moga Narayudha, Sp1, Ibu Ir. Frida Kistiani, MT selaku dosen pembimbing yang senantiasa menyediakan waktu dan memberikan masukan-masukan, saran serta pengarahan yang berharga kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini.
2.      Orang tua kami yang telah memberikan bantuan baik secara moral maupun materiil.
3.      Rekan-rekan Teknik Sipil yang telah memberikan dukungan , masukan, berbagai pengalaman dan ilmu sehingga membantu kelancaran penulisan laporan ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
4.      Serta seluruh pihak yang telah membantu kami dalam kelancaran penelitian ini.

Seperti halnya kata pepatah “ Tiada gading yang tak retak ”, kami selaku penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Harapan kami, semoga laporan ini bermanfaat bagi kami, pembaca dan perkembangan ilmu pengetahuan.
       Atas pehatian pembaca kami mengucapkan terma kasih.
Semarang, 10 Oktober 2014


Tim Peneliti

ii



DAFTAR ISI

































BAB I

PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang

Melihat  perkembangan dewasa ini pembangunan gedung-gedung dan bangunan lain seperti rumah, mushola dll telah berkembang sangat pesat dalam hal fungsional dan estetika. Hal ini menyebabkan roster  menjadi salah satu bahan bangunan non struktural yang banyak di minati untuk perkembangan pembangunan saat ini.
 Roster merupakan bahan konstruksi non struktural yang memiliki karakter khusus berupa lubang atau hollow. Biasanya orang menyebutnya sebagai batu angin. Roster ini memiliki fungsi sebagai ventilasi atau lubang angin yang biasanya di tempatkan diatas jendela atau diatas pintu. Namun dewasa ini roster juga memiliki fungsi sebagai bahan eksterior bangunan yaitu sebagai pagar yang diaplikasikan di taman atau pagar rumah. Karena roster memiliki motif tertentu yang bila disusun membentuk pola geometris, roster juga digunakan sebagai pembentuk aksen supaya bangunan tampak lebih indah.
Salah satu jenis roster yang ditinjau dari bahannya adalah roster tanah liat, roster ini berbahan dasar tanah liat yang dicampur dengan tanah gesik dan air dengan takaran atau perbandingan tertentu.  
Untuk mengetahui lebih jauh bagimana proses pembuatan roster tanah liat ini, kami sepakat untuk melakukan penelitian ke pabrik pembuatan roster tanah liat yang lokasinya berada di Desa Karangasem Kec. Wirosari Kab. Grobogan, Purwodadi. Kami melakukan penelitian ke pabrik persebut pada hari Kamis 02 Oktober 2014.

B. Perumusan Masalah

1.      Apakah roster itu ?
2.      Apa saja komponen utama penyusun roster tanah liat?
3.      Bagaimana alur proses pembuatan roster tanah liat?
4.      Apa sajakah sifat fisik, kimia dan mekanik pada roster tanah liat?
5.      Apa saja kekurangan dan kelebihan roster tanah liat?
6.      Apa saja kegunaan roster tanah liat?
7.      Bagaimana aplikasi roster tanah liat?
8.      Apa yang menyebabkan kegagalan dalam pembuatan roster tanah liat ?




A.   Tujuan Penelitian

1.      Untuk memenuhi tugas kuliah Teknologi Bahan Konstruksi
2.      Untuk menambah pengalaman dan wawasan dalam duni Teknologi Bahan Konstruksi
3.      Untuk mengetahui pengertian roster
4.      Untuk mengetahui komponen utama apa saja yang menyusun roster tanah liat.
5.      Untuk mengetahui alur proses pembuatan roster tanah liat.
6.      Untuk mengetahui sifat fisik, kimia dan mekanik daripada roster tanah liat itu sendiri.
7.      Untuk mengetahui kekurangan dan kelebiihan roster tanah liat.
8.      Untuk mengetahui kegunaan roster tanah liat.
9.      Untuk mengetahui bagaimana aplikasi roster tanah liat.
10.  Untuk mengetahui kendala apa saja yang menyebabkan kegagalan dalam produksi roster tanah liat.



B.   Manfaat Penelitian

1.      Bagi Peneliti

Mengetahui lebih jauh seluk beluk roster tanah liat, dari bahan dasar sampai barang jadi. Dan mengetahui juga bagaimana proses pemasaran roster tanah liat. Sehingga menambah pengalaman dan wawasan peneliti.

2.      Bagi Masyarakat

Mengetahui apa saja yang berkaitan dengan roster tanah liat, antara lain pengertian roster tanah liat, komponen utama penyusun roster tanah liat, proses pembuatan, sifat sifat roster tanah liat, kelebihan dan kekurangan roster tanah liat hingga kegunaan serta aplikasinya sehingga dapat digunakan secara maksimal dalam pembangunan.






BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.   KAJIAN TEORI

Roster merupakan balok berlubang yang memberikan fungsi sebagai lubang angin untuk memperlancar arus udara keluar masuk rumah secara alami sehingga suasana rumah menjadi lebih sejuk dan nyaman. Bahan dasar roster banyak ragamnya dari kayu, tanah liat, keramik ataupun campuran semen dan pasir. Kebanyakan roster yang dipakai untuk dinding berasal dari tanah liat dan batako. Roster dari tanah liat dipakai karena warna merah bata membawa kesan natural dan unik, sementara bahan dari batako dipilih karena harganya lebih murah di pasaran. Roster dengan bahan dasar yang berbeda akan lain pula penerapannya. Roster berbahan kayu atau keramik sangat cocok diaplikasikan pada rumah bergaya tropis. Roster bata dari tanah liat akan menambah kesan natural dan eksotis suatu rumah. Sementara roster dengan bahan batu cocok diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis. Dalam mengaplikasikan roster sebagai dinding, Anda perlu memperhatikan fungsi ruang di bagian baliknya. Karena bentuknya yang penuh lubang, jika ruangan di belakangnya adalah ruang tamu atau ruang keluarga, maka perlu disiasati agar panas matahari dan air hujan tidak bebas masuk.
Material bernama "roster" ini tadinya hanya diletakkan di atas jendela atau pintu sebagai ventilasi atau pada area-area tertentu yang membutuhkan arus udara secara alami. Namun seiring dengan perkembangan waktu, roster sekarang juga mulai dipergunakan sebagai bahan pembentuk dinding yaitu untuk memberikan variasi keindahan dari dinding, memberikan aksen ruangan serta mengurangi kesan kaku dan monoton yang diberikan oleh dinding polos. Bahkan roster pun dapat diterapkan pada kamar mandi untuk memberikan suasana yang lebih sejuk di dalam kamar mandi.  Dengan penerapan yang tepat dan berselang-seling dengan dinding penuh, ruang privasi Anda akan tetap terlindung. Satu hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan menggunakan roster sebagai dinding adalah selain masuk keluarnya udara ke ruangan, debu dan kotoran pun akan ikut terbawa masuk ke dalam ruangan.








BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.   Setting Penelitian

1.      Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di pabrik pembuatan ROSTER TANAH LIAT “DD. BERSAUDARA” yang terlatak di Desa Karangasem Dusun krajan kec/ Wirosari Kab Grobogan-Purwodadi , Jawa tengah.

2.      Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan pada hari Kamis, 02 Oktober 14 mulai pukul 15.00 hingga  17.00.

B.   Subyek dan Obyek Penelitian

Subjek penelitian adalah pabrik ROSTER TANAH LIAT yang berdiri kurang lebih selama sepuluh tahun. Sedangkan obyek penelitian adalah ROSTER TANAH LIAT yang di produksi oleh DD. BERSAUDARA.

C.   Variabel Penelitian

Variabel penelitian kali ini antara lain bagaimana proses pembuatan ROSTER TANAH LIAT,  apa saja bahan penyusunnya, spesifikasi, kualitas/mutu kekuatan, ukuran, jenis roster tanah liat, kegunaan roster tanah liat, kelebihan dan kekurangan roster tanah liat, hingga sifat-sifat yang ada pada roster tanah liat.

D.   Sumber Data

Peneliti menggunakan pengumpulan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer terdiri dari wawancara dan pengamatan secara langsung , sedangkan sumber data sekunder yaitu melalui pembukuan proses pembuatan ROSTER TANAH LIAT.





E.   Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan, meiputi :

1.      Metode Observasi atau pengamatan
Observasi penelitian kali ini adalah observasi langsung, yaitu peneliti melihat dan mengamati secara langsung bagaiman proses pembuatan ROSTER TANAH LIAT, kemudian mencatat kejadian yang terjadi sebenarnya.

2.       Metode wawancara
Dalam penulisan laporan ini penulis juga menggunnakan metode wawancara dengan pengelola pabrik pembuatan ROSTER TANAH LIAT tsb, sekaligus mencatat informasi-informasi penting mengenai ROSTER TANAH LIAT yang di dapat saat survei itu juga guna mengetahui lebih jelas proses pembuatan ROSTER TANAH LIAT.

3.      Metode Dokumentasi
Peneliti juga tidak lupa untuk mendokumentasikan tahap-tahap pembuatan ROSTER TANAH LIAT dari proses pencampuran bahan-bahan utama hingga roster siap di pasarkan.

4.      Metode Refrensi
Dalam penelitian ini juga peneliti mengumpulkan data dari berbagai refrensi, seperti buku dan internet yang berhubungan dengan bahan penulisan.

F.    Validasi Data

Untuk menguji kebenaran dan keabsahan data, maka validasi data yang digunakan adalah triangulasi metode. Triangulasi metode adalah pengumpulan data sejenis dengan menggunakan metode yang berbeda. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara.











G.  Analisis Data

Berdasarkan paparan di atas, peneliti menganalisis dan menggunakan teknik 5W+1H sebagai berikut :

1.      What
Roster/roster ,  beberapa orang sering menyebutnya sebagai batu angin adalah sebuah material bangunan yang terbuat dari tanah liat, dapatdan  juga terbuat dari beton, keramik, ataupun kayu. Roster mempunyai fungsi sebagai lubang utilitas untuk penghawaan dalam hal ini adalah udara (angin) dan pencahayaan di siang hari pada sebuah ruang dalam satu bangunan. Jadi ROSTER TANAH LIAT adalah sebuah material bangunan yang berbahan dasar tanah liat.

2.      Where
ROSTER TANAH LIAT mulai banyak di produksi di Indonesia. Untuk saat ini DD. BERSAUDARA adalah salah satu produsen pembuatan ROSTER TANAH LIAT di Indonesia.

3.      When
Teknik pembuatan ROSTER TANAH LIAT sudah masuk ke Indonesia tak di ketahui masanya, namun produksi pembuatan ROSTER ini berkembang pesat pada era 50an, baik itu roster beton ataupun tanah liat. Sedangkan DD. BERSAUDAR sendiri sudah berdiri kurangn lebih sepuluh tahunan di Desa Karangasem Kecamatan Wirosar, Purwodadi.

4.      Who
ROSTER TANAH LIAT di produksi oleh DD. BERSAUDARA dan di gunakan oleh masyarakat Purwodadi khususnya dan masyarakat Jawa Tengah umumnya.

5.      Why
ROSTER TANAH LIAT kini menjadi bahan konstruksi pilihan karena di nilai memiliki kelebihan tersendiri daripada roster dari bahan lain

6.      How
Proses pembuatan ROSTER TANAH LIAT ini cukup sederhana dan mudah. Proses pembuatannya dilakukan selama 3 hari. Sedangkan untuk pemasaran, ROSTER TANAH LIAT dipasarkan dengan harga yang ekonomis.



 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN


A.   Pengertian Roster

Roster adalah salah satu material nonstruktural yang mempunyai karakter khusus berupa lubang/hollow sesuai dengan fungsinya sebaagai ventilasi udara. Berdasarkan bahan material utama penyusun roster, roster dibagi menjadi 4, meliputi :
1.      Roster Tanah Liat
2.      Roster beton
3.      Roster keramik
4.      Roster kayu

B.   Komponen Utama Penyusun Roster tanah liat
1.      Bahan

a.       Bahan Utama
1). Tanah Liat
2). Tanah Gesik
                 b. Bahan Tambahan
                        1). Air
                        2). Kayu Bakar (untuk proses pengovenan dan pembakaran)
2.      Alat
a.       Cangkul
b.      Molen
c.       Penggiling
d.      Cetakan
e.       Tungku Oven dan Pembakaran





C.    Alur  Proses Pembuatan Roster Tanah Liat

Proses Pencampuran Bahan

TANAH LIAT
+
TANAH GESIK
+

AIR
 

                                                           

           
            Diaduk dengan menggunakan cangkul

            Dimasukkan kedalam molen sehingga terbentuk adonan
 






Proses penggilingan dengan molen
 


                                                                                                          
Adonan di rapikan
Adonan Siap Dituang dalam Penggilingan
 


Proses Penggilingan
Hasil Gilingan Siap Untuk Dicetak

 





Proses Pencetakan
 



Proses angin-angin

Didiamkan dan diangin-anginkan di Rak selama 1 hari 1 malam
 

Proses pengeringan dengan cara di jemur
                  


                  
         

                  

dijemur selama 1 hari


Proses Pengovenan

Pengovenan dengan api kecil selama 15 jam,
 

Proses Pembakaran
Pembakaran selama 15 jam dengan api besar


Roster Disortir dan Siap Didistribusikan

D.   Perbedaan warna
Pada proses pembuatan roster tanah liat, terdapat perbedaan warna yang signifikan.
1.       Pada tahap awal (cetakan), roster basah berwarna coklat liat.
2.      Pada tahap angin-angin (pengeringan), roster berwarna cream.
3.      Pada tahap pengovenan dan pembakaran, roster berwarna merah bata.





E.   Produk yang gagal


Gosong                                                                Pecah setelah pembakaran
Pecah saat proses pengeringan                 Gagal saat pencetakan

F.    Sifat-Sifat Roster Tanah Liat

1.      Sifat Kimia
Sifat kimia pada tanah liat itu sendiri adalah terbentuk dari senyawa hidro aluminium silikat, kalium, natrium dan magnesium.

2.      Sifat Fisik
a.       Warna Roster Tanah Liat
warna roster tanah liat yang siap didistribsikan berwarna merah bata.
b.      Ukuran  roster tanah liat
TIPE
UKURAN
HARGA
Kecil
8x20
800
Sedang
20x20
1300
Besar
25x25
2000

3.      Sifat Mekanik
a.       Penyerapan Air
Roster tanah liat memiliki daya serap yang rendah, sehingga ketika suatu dinding bangunan menggunakan roster tanah liat, dinding bangunan tersebut tidak terlalu lembab dan tidak mudah mengalami kebocoran.


b.      Ketahanan Api
Roster tanah liat ini memiliki ketahanan api yang tinggi, sehingga ketika terbakar tidak mudah hancur.


G.  Kegunaan Roster Tanah Liat
1.       Untuk dinding bangunan
2.      Untuk ventilasi atau angin-angin
3.      Untuk bahan eksterior bangunan yaitu sebagai pagar yang diaplikasikan di taman atau pagar rumah.
4.      Sebagai  aksen ruangan, serta mengurangi kesan kaku dan monoton yang diberikan oleh dinding polos.


H.  Kelebihan dan Kekurangan Roster Tanah Liat
1.      Kelebihan
a.       Harga lebih ekonomis.
b.      Mudah didapat.
c.       Memiliki warna yang alami sehingga tidak memerlukan tambahan cat.
d.      Memiliki nilai estetika
e.       Ramah lingkungan (berasal dari alam)
f.       Daya serap air kecil, sehingga roster tidak mudah lembab.
g.      Awet, tidak mudah retak.
2.      Kekurangan
a.       Memerlukan proses pembakaran yang relatif lama.
b.      Limbah tidak dapat didaur ulang.
c.       Mudah Rapuh.
d.      Tidak cukup kuat untuk menahan bebnan berat.
e.       Proses pemasangan lebih sulit, sehingga harus lebih berhati-hati.
f.       Jika pemasangan roster pada dinding eksterior tidak dilakukan dengan benar maka percikan air hujan bisa masuk kedalam rumah/ruangan.
g.      Proses pemasangan memerlukan waktu yang relatif lama, sehingga membutuhkan biaya yang mahal untuk membayar para pekerjanya.

I.      Aplikasi Roster Tanah Liat
Umumnya roster tanah liat ini diaplikasikan sebagai:
Eksterior : sebagai fasad , pagar , teras/balkon. Carport, taman.
Interior : ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar mandi, kamar tidur.





J.     Kendala Produksi
a.       Kurangnya tenaga kerja.
b.      Tenaga kerja tidak tepat waktu dalam bekerja sehingga setiap proses produksi harus di awasi.
c.       Cuaca sangat mempengaruhi lamanya waktu produksi pembuatan roster.
d.      Terlambatnya pengiriman stok bahan sehingga proses pembuatan roster menjadi tertunda.


K.  Spesifikasi   
Sebagai bahan bangunan nonstruktural, roster merupakan produk yang harus memenuhi beberapa persyaratan sesuai dengan SNI DT 91-0009-2007 tentang  Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan dinding untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan. Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan dinding yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan dinding untuk bangunan gedung dan perumahan.













BAB V
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Roster tanah Liat merupakan roster yang mana komponen utamanya adalah tanah liat yang di campur dengan tanah gesik serta air  Roster tanah liat ini memiliki nilai estetika yang lebih daripada roster bahan lain, karena roster tanah liat ini memiliki warna yang lebih alami. Keunggulan lain roster tanah lilat ini adalah awet, daya serap air rendah, dan tahan terhadap suhu tinggi.
Dengan semua faktor kelebihan tersebut, dapat disimpulkan bahwa roster tanah liat adalah bahan bangunan yang baik, sehingga tepat jka masyarakat menggunakannya sebagai dinding, ventilasi atau angin-angin, pagar pada taman, dan sebagai aksen ruangan agar tidak kelihatan monoton.


B.     SARAN

Ditinjau dari asal bahan utama roster tanah liat serta proses pembuatannya, roster tanah liat merupakan bahan material yang lebih  ramah lingkungan dibandingkan roster beton, roster juga multifungsi, dapat berfungsi sebagai dinding, ventilasi, ataupun hiasan aksen supaya dinding tampak lebih indah karena memiliki nilai estetika yang lebih alami dibandingkan roster beton. Oleh karena itu di sarankan agar masyarakat menggunakan roster tanah liat ini sebagai bahan konstruksi pilihan. Disamping fungsinya, roster juga harganya relatif murah dan  banyak dijumpai di berbagai toko bangunan.











DAFTAR PUSTAKA
























LAMPIRAN